6 Nov 2013

LELAKI? APA KABARMU MALAM INI?



Lelaki..... apa kabar mu malam ini? kau pasti sedang sibuk.

Terkadang saat menikmati secangkir kopi dengan laptop terbuka, saya berharap tiba-tiba kamu datang menarik kursi di sampingku dan duduk manis sambil bertanya, "Hei Raa... apa kabar? lagi nulis ya?"

Lalu saya akan berteriak kesenangan. Dan akan bercerita panjang lebar sampai berbuih tentang perjalanan saya. Tentang inilah. Tentang itu lah. Tentang Bupati atau tentang apa saja. Lalu kamu masih tetap asyik dengan gadgetmu.

Saat saya protes kamu akan bilang, "Saya kan jadi pendengar yang baik". Lalu saya akan bilang, "Mending ngomong sama tembok dech".
"Cerita aja lagi. Aku mendengarkan kok". Tangan kamu masih sibuk dengan gadget kamu. Dan konyol saya masih saja meneruskan cerita-cerita saya tanpa berhenti sampai kopi saya habis.

Setelah selesai kita akan pulang seperti orang asing yang tidak saling mengenal.

Terkadang saya ingin membunuh ego saya untuk menemui kamu. Bukankah kita menginjak tanah yang sama? tapi saya sudah memutuskan untuk membuat jarak. Jarak tanpa harus jembatan.

Biar saja saya menikmati kamu dari titik saya berdiri. Dengan tidak menyentuh jemari kamu atau memelukmu. Menyederhanakan mimpi untuk sekedar memiliki kamu secara utuh.

Semacam hujan. Iya hujan. Hujan yang sederhana dan terus menginspirasi.

Baiklah lelaki. Tetaplah duduk di sana.

Terkadang saya ingin berhenti berdongeng tentang kamu lewat catatan-catatan saya. Tapi kamu candu. Bahkan saya tidak perduli apakah kau membaca atau peduli dengan catatan catatan konyol ini. Apakah kau diam-diam mengikuti tulisan saya atau lewat begitu saja seperti air yang mengalir menuju kelautan.

Biar saja saya memiliki kamu sebagai tokoh utama dalam catatan-catatan saya. Sebagai tokoh protagonis. Sampai kapan Raa? entahlah.

Bercerita sederhana. Seperti bercerita malam ini. tentang saya yang mendengarkan lagu Tutuep Wirang di Pendopo Shaba Swagata Blambangan.

"ehhh kamu tau nggak? ternyata di pendopo pun penyanyinya nyanyi lagu Tutupe Wirang. Kirain cuma anak ngamen di depan rumah sama embak-embak di Wonosobo. Hahahahaha....... keren ya tuh lagu"

Dan saya mengkhayal kamu hanya akan bilang, "Mana ada"

Lelaki...saya selalu menyelipkan nama kamu dalam banyak doa

1 komentar:

Langit mengatakan...

Kabar baik perempuan Hujan :)