30 Jun 2010

AKU MUNDUR...DAN AKU TIDAK KALAH

Ya.....aku tidak melupakan kamu. Tidak melupakan dunia ini, dunia ku, dunia kamu, dan dunia maya kita. Hampir dua minggu dalam sebuah kesendirian. Berkutat dengan kesibukan-kesibukan duniawi yang menurutku sama sekali tidak penting. 
Hiatus.....aku rasa tidak! masih banyak catatan-catatan kecil yang belum tertuang dan masih tersimpan di otakku. Kedatanganku di kota Batam merupakan langkah awal yang baru untuk memulai sebuah perjalanan. Seperti yang sering ku katakan padamu. Bahwa perjalananku belum berakhir.

Pertama menginjak Batam aku di diperbantukan untuk membantu beberapa event. Kenapa aku menggunakan kalimat "diperbantukan". Karena aku tidak melakukan proses melamar pekerjaan di sebuah even organoizer, dan kebetulan juga aku ditempatkan karena beberapa even yang dikelola benar-benar padat dan bentrok!
Tidak ada salahnya aku membantu Event Organizer lokal di Batam. Ya.....baru dua hari aku di Batam aku langsung mengurusi segala macam tetek bengek dari sebuah event. Mempelajari karakter orang. Mempelajari sebuah proses birokrasi dan manajemen yang benar-benar baru! dan aku mencoba....

Ya.....mencoba! benar-benar mencoba. Hanya dalam status diperbantukan!
Dan aku sudah membantu mereka. Dan jujur aku tidak ingin di gaji. Karena aku sangat menghargai mahal dari sebuah proses pembelajaran. Tapi dengan berbagai macam pertimbangan dan yang terpenting adalah pertimbangan kesehatan aku mundur. 
Banyak yang mempertanyakan kemunduranku.
"Sayang lo Raa kalo kamu mundur"
"Kamu kan orang lapangan kenapa harus mundur?"
"Kerja kamu bagus. Terus aja?"

Mungkin aku hanya bisa diam. Begitu banyak alasan yang sangat tidak mungkin aku jelaskan satu persatu dalam perbincangan ku dengan mereka atau ku tulis satu persatu dalam catatan-catatan kecilku. Karena banyak hal yang berkaitan dan aku tidak ingin menyakiti orang-orang yang berkaitan dengan kemunduranku.

 " Hidup itu mudah kalo dibuat mudah. Dan hidup itu susah kalo di buat susah Raa"
Dan aku selalu merenungi kalimat-kalimat itu. Memutuskan kembali untuk menekuni tulisan-tulisanku yang sedikit terbengkalai. Dan mengembalikan kembali kesehatanku yang benar-benar sudah di ambang batas. 
"Kau lupa kalau kau sedang sakit Raa. Walaupun aku tau kau sangat mencintai pekerjaan barumu"

Keputusanku bulat untuk mundur. Mencari sebuah ketenangan sejati. Ketenangan yang haqiqi. Walaupun mungkin aku masih belum menemukan titik berhenti dalam sebuah perjalanan.
Seperti yang selalu kau katakan padaku
"Apa sih yang kau cari Raa?"

Aku tetap terdiam. Dan kembali melanjutkan perjalanan sambil menekuri catatan-catatan kecilku. Demi kau yang mencintaiku dengan segala kekuranganku.


Catatan kecilku dalam sebuah perjalanan
Maaf...aku mundur bukan berarti aku kalah
Aku mundur untuk menjadi seorang pemenang
paling tidak pemenang dalam sebuah kebenaran dari sebuah keegoisan.
Perjalanan ini masih panjang Raa!

9 komentar:

Riesta Emy Susanti mengatakan...

tetep smangat ya...

siroel mengatakan...

jangan berhenti melangkah....

yansDalamJeda mengatakan...

Jempol untuk komentar satu dan dua. Hehehehe.

yansDalamJeda mengatakan...

fotomu melas pol. ndelok melu kudu nangis aq. hahaha.
Ambil napas, semangat!

catatan kecilku mengatakan...

Semua pasti sudah mbak Ira pertimbangkan masak2...
Semangat ya mbak....

the others.. mengatakan...

Mbak Ira apa kabar...? lama gak mampir kesini..

senja mengatakan...

selamat malam mba,...

apapun keputusan yg dibuat jika itu berdasar kan hati,jalani saja mba ^_^

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

kalau bisa dipermudah kenapa harus melaui jalan yang sulit.
Selamat Pagi Mbak...
lama baru sempat mampir disini.

Seiri Hanako mengatakan...

tetap semangat!!

(^__^)